Usholli fardhol zuhri arba'a roka'aati mustaqbilal qiblati adaa an lillaahi ta'aalaa.
"Saya berniat sholat fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."
Ketentuan dan waktu. Sholat Dzuhur berjumlah empat rakaat. Niat wajib hadir di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram, sedangkan lafal lisan adalah alat bantu. Lafal di atas adalah versi sholat sendiri; kata adaa an dapat disesuaikan menjadi ma'muuman bagi makmum atau imaaman bagi imam.
Periksa waktunya. Lihat panduan waktu sholat Dzuhur agar niat dan pelaksanaannya sesuai waktu ibadah.
Tentang Niat Sholat Dzuhur
Niat adalah rukun yang menentukan sah tidaknya ibadah. Secara syariat, niat adalah kesengajaan di dalam hati untuk mengerjakan ibadah tertentu, disertai penyebutan jenis ibadahnya. Melafalkan niat dengan lisan hukumnya sunnah, berfungsi memantapkan apa yang sudah diikrarkan di dalam hati.
Lafal Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.
Catatan redaksi. Lafal Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan perbedaan pendapat ulama, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.