نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytu raf'al hadatsi lillaahi ta'aalaa.
"Aku niat menghilangkan hadas karena Allah Ta'ala."
Cara dan waktu membaca. Niat adalah pekerjaan hati dan hadir bersamaan dengan basuhan pertama pada wajah. Melafalkan niat dengan lisan berstatus sunnah dalam mazhab Syafi'i sebagai alat bantu agar hati lebih fokus. Redaksi lain yang dapat digunakan adalah Nawaytu fardhal wudhuu'i lillaahi ta'aalaa, yang berarti aku niat melakukan fardhu wudhu karena Allah Ta'ala.
Tentang Niat Wudhu
Niat Wudhu termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen bersuci, seputar sholat. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.
Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.
Sumber Rujukan
Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.