أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلٰهَ إِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Asyhadu allâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muḫammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj‘alnî minat tawwâbîna waj‘alnî minal mutathahhirîn(a).
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)."
Cara dan waktu membaca. Dibaca sesaat setelah selesai berwudhu. Frasa doa setelah wudhu dan doa sesudah wudhu merujuk pada bacaan yang sama. Wudhu adalah bersuci dari hadats kecil yang menjadi syarat sah sholat, memegang mushaf, dan khutbah. Doa ini bersumber dari hadits riwayat Imam Muslim dan Imam At-Tirmidzi.
Niat Wudhu: Waktu, Lafal, dan Artinya
نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaytu raf'al hadatsi lillaahi ta'aalaa.
"Aku niat menghilangkan hadas karena Allah Ta'ala."
Niat adalah pekerjaan hati dan hadir bersamaan dengan basuhan pertama pada wajah. Melafalkannya dengan lisan berstatus sunnah dalam mazhab Syafi'i sebagai alat bantu agar hati lebih fokus. Niat berada di awal wudhu, sedangkan doa pada halaman ini dibaca setelah wudhu selesai.
Tata Cara Wudhu yang Benar
Menurut mazhab Syafi'i, enam rukun wudhu harus dilakukan berurutan. Niat hadir ketika air pertama membasuh wajah. Basmalah, berkumur, membersihkan hidung, mendahulukan anggota kanan, dan mengulang basuhan sampai tiga kali termasuk kesunnahan yang menyempurnakan wudhu.
Setelah seluruh rukun selesai, disunnahkan menghadap kiblat lalu membaca doa setelah atau sesudah wudhu yang tercantum di bagian awal halaman ini.
- Berniat di dalam hati bersamaan dengan basuhan pertama pada wajah.
- Membasuh seluruh wajah.
- Membasuh kedua tangan sampai siku.
- Mengusap sebagian kepala.
- Membasuh kedua kaki sampai mata kaki.
- Menjaga urutan atau tertib dari awal sampai akhir.
Tentang Doa Setelah atau Sesudah Wudhu
Doa Setelah atau Sesudah Wudhu termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen bersuci, seputar sholat. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.
Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.
Sumber Rujukan
Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.