غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَذْهَبَ عَنِّيْ الْأَذَى وَعَافَانِيْ
Ghufrānakal ḥamdu lillāhil lażī ażhaba ‘annil ażā wa ‘āfānī.
"Dengan mengharap ampunan-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku dan menjaga kesehatanku."
Cara dan waktu membaca. Dibaca setelah keluar dari kamar kecil, WC, atau toilet. Redaksi "ghufrānaka" dirujuk dari Sunan Abi Dawud dan Sunan At-Tirmidzi, sedangkan redaksi berikutnya diriwayatkan Sunan An-Nasa'i dan Sunan Ibnu Majah dari Siti Aisyah. Alternatif lainnya adalah "Alhamdulillâhil lażī aḥsana ilayya fī awwalihī wa ākhirihī" (Segala puji bagi Allah yang telah berbuat baik kepadaku pada awal dan akhirnya), HR Ibnu Sunni dari Anas bin Malik.
Tentang Doa Keluar Kamar Mandi
Doa Keluar Kamar Mandi termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen bersuci, aktivitas harian. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.
Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.
Sumber Rujukan
Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.