NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Dzikir Pagi & Petang

Dzikir Petang

Dzikir Petang berbunyi "Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah." yang artinya "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya." Berikut tulisan Arab, latin, arti, dan sumber rujukannya.

Waktu Dzikir Petang Hari Ini

Di Jakarta, waktu utama dzikir petang hari ini dimulai saat Ashar pukul 14:58 WIB dan berlangsung hingga Maghrib pukul 17:49 WIB. Sebagian ulama melapangkan waktunya hingga sepertiga awal malam.

Jam di atas memakai sumber data yang sama dengan halaman jadwal sholat Jakarta. Untuk kota lain, pilih lokasi pada halaman jadwal sholat.

Urutan Bacaan Dzikir Petang Lengkap

Susunan ini adalah urutan praktis, bukan syarat sah yang kaku. Setiap bacaan memuat teks Arab, latin, terjemahan, jumlah pengulangan, serta status riwayat yang dinyatakan sumber.

  1. Sayyidul Istighfar

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

    Latin: Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

    Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

    Jumlah pengulangan: 1 kali

    Status hadis/riwayat: Hadis sahih riwayat Imam al-Bukhari dari Syaddad bin Aus.

    Sumber: NU Online - Inilah Lafal dan Keutamaan Sayidul Istighfar Menurut Rasulullah

  2. Doa Memohon Perlindungan

    أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

    Latin: A‘ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq(a).

    Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa pun yang diciptakan oleh Allah."

    Jumlah pengulangan: 3 kali

    Status hadis/riwayat: Riwayat Imam Muslim (sahih); sumber NU juga mencantumkan riwayat Ibnu Sunni.

    Sumber: NU Online - Doa dan Amalan Lindungi Diri dari Jin; NU Online - Doa Pagi dan Sore Hari Rasulullah SAW

  3. Tasbih Pagi dan Petang

    سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

    Latin: Subhaanallaahi wa bihamdih.

    Artinya: "Mahasuci Allah dengan segala puji bagi-Nya."

    Jumlah pengulangan: 100 kali

    Status hadis/riwayat: Hadis sahih riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah.

    Sumber: NU Online - Ini Lafal Dzikir Utama di Waktu Subuh

  4. Doa Kebaikan pada Petang Hari

    اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ فَتْحَهُ وَنَصْرَهُ وَنُوْرَهُ وَبَرَكَتَهُ وَهُدَاهُ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَخَيْرَ مَا قَبْلَهُ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ. وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ وَشَرِّ مَا قَبْلَهُ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ

    Latin: Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah.

    Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya."

    Jumlah pengulangan: 1 kali

    Status hadis/riwayat: Hadis dhaif; NU Online membolehkan pengamalannya dalam perkara keutamaan (fadha'il).

    Sumber: NU Online - Doa Minta Kebaikan Sepanjang Hari, Dibaca Pagi dan Sore

Lanjutkan pasangan rutinitasnya: Dzikir Pagi. Kedua halaman memakai struktur dan sumber yang sama agar mudah diamalkan pagi dan petang.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ فَتْحَهُ وَنَصْرَهُ وَنُوْرَهُ وَبَرَكَتَهُ وَهُدَاهُ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الْيَوْمَ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ وَخَيْرَ مَا قَبْلَهُ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ. وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ وَشَرِّ مَا قَبْلَهُ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ

Latin

Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah.

Artinya

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya."

Cara dan waktu membaca. Doa ini merupakan bagian dari Wirdul Lathif yang disusun Imam Al-Haddad, dibaca pada pagi dan petang hari. NU Online mencatat bahwa doa ini berasal dari hadits dha'if, namun tidak mengapa diamalkan dalam perkara keutamaan (fadha'il) mengingat kandungannya yang baik, dan telah lazim diamalkan para ulama.

Tentang Dzikir Petang

Dzikir Petang termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen dzikir pagi & petang. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.

Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.

Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.

FAQ

Pertanyaan seputar dzikir petang

Bagaimana bacaan dzikir petang?+

Bacaan dzikir petang dalam tulisan latin adalah: "Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum, fathahu, wa nashrahu, wa nûrahu, wa barakatahu, wa hudâhu. Allâhumma innî as’aluka khaira hâdzal yaum wa khaira mâ fîhi wa khaira mâ qablah, wa khaira mâ ba’dah. Wa a‘ûdzubika min syarri hâdzal yaum, wa syarri mâ fîhi wa syarri mâ qablah, wa syarri mâ ba’dah." Artinya, "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat), pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan hari ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, kebaikan hari sebelumnya, dan kebaikan hari setelahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, keburukan hari sebelumnya, dan keburukan hari sesudahnya."

Kapan dzikir petang dibaca?+

Doa ini merupakan bagian dari Wirdul Lathif yang disusun Imam Al-Haddad, dibaca pada pagi dan petang hari. NU Online mencatat bahwa doa ini berasal dari hadits dha'if, namun tidak mengapa diamalkan dalam perkara keutamaan (fadha'il) mengingat kandungannya yang baik, dan telah lazim diamalkan para ulama.

Apa sumber rujukan dzikir petang di Ngajia?+

Teks Arab, latin, dan terjemahan dzikir petang di halaman ini disalin dari NU Online - Doa Minta Kebaikan Sepanjang Hari, Dibaca Pagi dan Sore. Tautan sumbernya kami cantumkan di bagian Sumber Rujukan agar dapat Anda periksa langsung.

Doa Terkait

Doa lain yang sering dibaca bersamaan