أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
A‘ûdzu bikalimâtillâhit-tâmmâti min syarri mâ khalaq(a).
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari keburukan apa pun yang diciptakan oleh Allah."
Cara dan waktu membaca. Doa perlindungan yang diriwayatkan Imam Muslim dan Ibnu Sinni, dianjurkan dibaca tiga kali pada pagi dan sore hari. Dzikir ini termasuk bacaan yang dimuat dalam ratib dan wirid susunan para ulama seperti Ratib Al-Haddad. Dapat dilengkapi dengan "Bismillâhil-ladzî lâ yadurru ma‘asmihi syai’un fil-ardli wa lâ fis-samâ’i wa huwas-samî‘ul-‘alîm" (Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya tak ada sesuatu pun di bumi dan di langit dapat memberi bencana, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui).
Tentang Doa Memohon Perlindungan
Doa Memohon Perlindungan termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen perlindungan, dzikir pagi & petang. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.
Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.
Sumber Rujukan
Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.