NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Dzikir Pagi & Petang

Sayyidul Istighfar

Sayyidul Istighfar berbunyi "Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta." yang artinya "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." Berikut tulisan Arab, latin, arti, dan sumber rujukannya.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin

Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya

"Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

Cara dan waktu membaca. Sayyidul istighfar adalah lafal istighfar yang paling utama karena memuat pengakuan nikmat, pengakuan dosa, sekaligus pengakuan status penciptaan. Dalam riwayat Imam Al-Bukhari dari Syaddad bin Aus, Rasulullah bersabda bahwa siapa yang membacanya di sore hari lalu meninggal pada malam itu, ia termasuk penghuni surga; demikian pula yang membacanya di pagi hari lalu wafat di hari itu.

Tentang Sayyidul Istighfar

Sayyidul Istighfar termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen dzikir pagi & petang, perlindungan. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.

Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.

Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.

FAQ

Pertanyaan seputar sayyidul istighfar

Bagaimana bacaan sayyidul istighfar?+

Bacaan sayyidul istighfar dalam tulisan latin adalah: "Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta." Artinya, "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."

Kapan sayyidul istighfar dibaca?+

Sayyidul istighfar adalah lafal istighfar yang paling utama karena memuat pengakuan nikmat, pengakuan dosa, sekaligus pengakuan status penciptaan. Dalam riwayat Imam Al-Bukhari dari Syaddad bin Aus, Rasulullah bersabda bahwa siapa yang membacanya di sore hari lalu meninggal pada malam itu, ia termasuk penghuni surga; demikian pula yang membacanya di pagi hari lalu wafat di hari itu.

Apa sumber rujukan sayyidul istighfar di Ngajia?+

Teks Arab, latin, dan terjemahan sayyidul istighfar di halaman ini disalin dari NU Online - Inilah Lafal dan Keutamaan Sayidul Istighfar Menurut Rasulullah. Tautan sumbernya kami cantumkan di bagian Sumber Rujukan agar dapat Anda periksa langsung.

Doa Terkait

Doa lain yang sering dibaca bersamaan