NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupArtikelUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Perbandingan

Perbandingan Metode Hisab Jadwal Sholat: Kemenag vs MWL vs Ummul Qura

Kemenag RI memakai sudut fajar 20 derajat dan sudut isya 18 derajat. Muslim World League memakai 18 dan 17 derajat, sehingga Subuhnya sekitar 8 menit lebih lambat dan Isyanya sekitar 4 menit lebih awal dari Kemenag di kota Indonesia. Ummul Qura memakai fajar 18,5 derajat dan Isya 90 menit setelah Maghrib, sehingga Subuhnya sekitar 6 menit lebih lambat dan Isyanya sekitar 21 sampai 25 menit lebih lambat.

Diperbarui | Oleh Tim Redaksi Ngajia

Kriteria pembandingan

  • Sudut fajar: posisi matahari di bawah ufuk saat Subuh dimulai.
  • Sudut isya: posisi matahari di bawah ufuk saat Isya dimulai (atau jeda menit setelah Maghrib).
  • Selisih menit tipikal: beda jam Subuh dan Isya dibanding metode Kemenag pada tanggal dan kota yang sama.
  • Siapa yang memakai: lembaga penerbit dan wilayah yang memakai metode itu sebagai acuan.
Kriteria tiga metode hisab waktu sholat
MetodeSudut fajar (Subuh)Sudut isyaSelisih tipikal vs KemenagSiapa yang memakai
Kemenag RI20 derajat18 derajatAcuan (0 menit)Jadwal resmi Kementerian Agama RI untuk seluruh Indonesia
Muslim World League (MWL)18 derajat17 derajatSubuh +8 menit, Isya -4 menitLiga Muslim Dunia (Rabithah Alam Islami); tersedia sebagai metode 3 di Aladhan
Ummul Qura (Umm al-Qura University, Makkah)18,5 derajat90 menit setelah Maghrib (bukan sudut)Subuh +6 menit, Isya +21 sampai +25 menitKalender Ummul Qura Arab Saudi; tersedia sebagai metode 4 di Aladhan
Jam Subuh dan Isya per metode, 27 September 2026 (Aladhan API timingsByCity, tanggal 27 September 2026, metode 20 (Kemenag), 3 (MWL), dan 4 (Umm al-Qura), tanpa penyesuaian)
KotaSubuh KemenagSubuh MWLSubuh Ummul QuraIsya KemenagIsya MWLIsya Ummul Qura
Jakarta (WIB)04:2304:3104:2918:5718:5319:18
Surabaya (WIB)03:5904:0704:0518:3418:3018:54
Medan (WIB)04:5705:0505:0319:2819:2419:49
Makassar (WITA)04:3304:4104:3919:0619:0219:27

Tabel diperbarui 27 September 2026.

Kenapa sudut yang lebih besar membuat Subuh lebih awal

Matahari naik perlahan dari bawah ufuk menjelang pagi. Sudut 20 derajat tercapai lebih dulu daripada 18 derajat, sehingga Subuh versi Kemenag muncul lebih awal. Di sekitar khatulistiwa, selisih 2 derajat setara kira-kira 8 menit, angka yang juga disebut Muhammadiyah saat memindahkan kriteria Subuhnya ke 18 derajat.

Kemenag menegaskan kriteria Subuh 20 derajat tetap dipakai untuk jadwal resminya. Selain sudut, Kemenag menambahkan ihtiyat (pengaman): Dzuhur ditambah 3 menit, sedangkan Ashar, Maghrib, Isya, Subuh, dan Dhuha ditambah 2 menit.

Isya Ummul Qura memakai menit, bukan sudut

Ummul Qura menetapkan Isya 90 menit setelah Maghrib, bukan berdasarkan posisi matahari. Karena itu, di Indonesia Isya versi Ummul Qura sekitar 20 menit lebih lambat dari versi Kemenag. Selisih ini wajar, bukan kesalahan aplikasi.

Metode mana yang dipakai Ngajia

Jadwal sholat Ngajia memakai metode Kemenag (Aladhan metode 20) ditambah penyesuaian menit supaya jam mulai tidak pernah lebih awal dari jadwal Kemenag. Jika ragu, cocokkan dengan jadwal resmi Bimas Islam Kemenag.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa sudut Subuh dan Isya yang dipakai Kemenag?

Kemenag RI memakai matahari 20 derajat di bawah ufuk untuk Subuh dan 18 derajat untuk Isya, ditambah ihtiyat 2 menit.

Kenapa jadwal Subuh aplikasi internasional lebih lambat dari Kemenag?

Banyak aplikasi memakai Muslim World League dengan sudut fajar 18 derajat. Di Indonesia hasilnya sekitar 8 menit lebih lambat dari Kemenag yang memakai 20 derajat.

Apakah Isya Ummul Qura cocok untuk Indonesia?

Ummul Qura menetapkan Isya 90 menit setelah Maghrib, sekitar 21 sampai 25 menit lebih lambat dari Kemenag di kota Indonesia. Untuk Indonesia, acuan resmi tetap jadwal Kemenag.

Baca juga

Sumber

  1. Kemenag RI, Kriteria Waktu Subuh -20 Derajat Benar Secara Fikih dan Sains, diakses 27 September 2026.
  2. Kemenag Kab. Temanggung, Standar Baku Hisab Rukyat dalam Pelatihan Perhitungan Jadwal Shalat, diakses 27 September 2026.
  3. Aladhan, Prayer Times Calculation Methods, diakses 27 September 2026.
  4. Aladhan API, daftar parameter metode (/v1/methods), diakses 27 September 2026.
  5. Muhammadiyah, Tok! Muhammadiyah Putuskan Awal Waktu Subuh Ditambah 8 Menit, diakses 27 September 2026.