NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupArtikelUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Halal Lifestyle

Cara Membaca Label Halal pada Produk

Label halal membantu konsumen mengenali produk yang sudah melalui proses jaminan halal, tetapi tetap perlu membaca komposisi, masa berlaku, dan informasi produk.

Label halal adalah salah satu alat bantu konsumen dalam memilih produk, terutama ketika bahan dan proses pengolahannya tidak mudah dinilai dari tampilan. Konsumen tetap perlu membaca informasi lain agar keputusan yang diambil menyeluruh.

Memeriksa tanda dan informasi pendukung

Perhatikan logo halal, nama produk, produsen, nomor sertifikat atau informasi resmi yang tersedia, serta kesesuaian label dengan kemasan. Jangan menganggap tulisan “halal” pada promosi otomatis sama dengan sertifikasi resmi.

Melihat komposisi dan kondisi produk

Status halal tidak menggantikan pemeriksaan kedaluwarsa, komposisi, kondisi kemasan, dan cara penyimpanan. Produk yang halal tetap perlu dikonsumsi sesuai kebutuhan dan batas keamanan pangan.

Memahami peran BPJPH

Di Indonesia, jaminan produk halal melibatkan BPJPH dan proses penetapan kehalalan sesuai mekanisme yang berlaku. Informasi dari Kemenag membantu konsumen memahami bahwa pemeriksaan tidak hanya menyentuh satu bahan, tetapi juga proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian.

  • Cocokkan label dengan identitas produk.
  • Baca komposisi dan tanggal kedaluwarsa.
  • Gunakan sumber resmi ketika memeriksa status.
  • Laporkan informasi yang mencurigakan melalui jalur yang tersedia.

Sumber & rujukan

  1. Kemenag - Sertifikat Halal dan Kepercayaan Konsumen
  2. Muhammadiyah - Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM

Ditulis oleh Tim Redaksi Ngajia dengan dalil dan kutipan yang dicocokkan ke sumbernya. Untuk kasus fikih khusus, silakan merujuk kepada ustadz atau lembaga fatwa resmi.

Artikel Terkait

Lanjutkan bacaan Anda

Amal & Rekomendasi

Wujudkan gaya hidup muslim dalam amal nyata