NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupArtikelUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Adab Sehari-hari

Adab Bertamu dan Menerima Tamu

Adab bertamu mencakup meminta izin, memilih waktu yang pantas, tidak memaksa, serta menghormati privasi tuan rumah dan tamu.

Bertamu adalah cara menjaga silaturahmi, tetapi kunjungan yang baik tetap perlu memperhatikan izin, waktu, dan keadaan orang yang didatangi. Islam mengajarkan keramahan sekaligus penghormatan terhadap ruang pribadi.

Meminta izin sebelum masuk

Al-Qur'an memerintahkan orang beriman agar tidak memasuki rumah sebelum meminta izin dan mengucapkan salam. Praktiknya hari ini dapat berupa mengirim pesan lebih dahulu, mengetuk dengan wajar, dan menunggu jawaban tanpa mengintip atau memaksa.

Menyesuaikan waktu dan durasi

Tamu sebaiknya mempertimbangkan jadwal ibadah, pekerjaan, kesehatan, serta kebutuhan keluarga tuan rumah. Sampaikan keperluan dengan jelas dan jangan memperpanjang kunjungan ketika tuan rumah terlihat perlu beristirahat. Jika tidak dapat menerima, tuan rumah berhak menyampaikan dengan sopan.

Menjaga percakapan dan privasi

Hindari membuka aib, menanyakan hal pribadi tanpa kebutuhan, atau memotret rumah dan keluarga tanpa izin. Tuan rumah pun sebaiknya menyambut sesuai kemampuan, tanpa memaksakan hidangan atau pengeluaran di luar kemampuan.

  • Konfirmasi sebelum datang.
  • Ucapkan salam dan tunggu izin.
  • Jaga suara, barang, dan percakapan.
  • Pamit dengan baik setelah kebutuhan selesai.

Sumber & rujukan

  1. An-Nur ayat 27 - Quran NU Online
  2. Muhammadiyah - Prinsip Akhlak Bertetangga

Ditulis oleh Tim Redaksi Ngajia dengan dalil dan kutipan yang dicocokkan ke sumbernya. Untuk kasus fikih khusus, silakan merujuk kepada ustadz atau lembaga fatwa resmi.

Artikel Terkait

Lanjutkan bacaan Anda

Amal & Rekomendasi

Wujudkan gaya hidup muslim dalam amal nyata