Adab berpakaian bagi muslim dan muslimah tidak berhenti pada model atau warna, tetapi mencerminkan kehormatan, kebersihan, dan kesadaran untuk menjaga aurat. Pakaian juga menjadi cara seseorang menghormati dirinya sendiri dan orang lain di ruang publik.
Menutup aurat dan menjaga kepantasan
Al-Qur'an menyebut pakaian sebagai penutup aurat dan perhiasan. Prinsip ini mengajarkan agar pakaian dipilih sesuai batas kesopanan yang berlaku dalam syariat dan konteks tempat. Pakaian untuk beribadah perlu diperiksa kembali agar bersih dan menutup bagian yang wajib ditutup.
Bersih, rapi, dan tidak menyakiti
Kebersihan dan kerapian membantu seseorang menjalankan aktivitas dengan nyaman. Pilih bahan yang bersih, jaga pakaian dari najis, dan sesuaikan dengan cuaca serta kebutuhan pekerjaan. Pakaian tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengganggu, merendahkan, atau menyulitkan orang lain.
Menjaga niat dari kesombongan
Berpakaian baik boleh menjadi bentuk syukur, tetapi jangan menjadikannya sarana pamer atau meremehkan orang yang memiliki kemampuan berbeda. Gunakan pakaian dengan wajar, rawat yang dimiliki, dan hindari pemborosan hanya demi mengikuti tren.
Sumber & rujukan
Ditulis oleh Tim Redaksi Ngajia dengan dalil dan kutipan yang dicocokkan ke sumbernya. Untuk kasus fikih khusus, silakan merujuk kepada ustadz atau lembaga fatwa resmi.