NgajiaRujukan Keislaman Harian
Jadwal SholatDoa & DzikirKisah TeladanGaya HidupUmroh & HajiTanya UstadzKalkulator ZakatArah Kiblat
Puasa

Doa Berbuka Puasa

Doa Berbuka Puasa berbunyi "Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ." yang artinya "Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaallah." Berikut tulisan Arab, latin, arti, dan sumber rujukannya.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Latin

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ.

Artinya

"Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaallah."

Cara dan waktu membaca. Penting diperhatikan: menurut kitab Fath al-Mu'in dan Hasyiyah I'anah at-Thalibin, waktu yang paling utama membaca doa berbuka adalah SETELAH selesai berbuka, bukan sebelumnya. Membacanya sebelum berbuka tetap mendapat kesunnahan, tetapi kesempurnaan sunnah diperoleh bila dibaca setelah berbuka. Lafal di atas adalah gabungan dua riwayat: hadits Mu'adz bin Zuhrah dan hadits Abdullah bin Umar (keduanya HR Abu Dawud).

Tentang Doa Berbuka Puasa

Doa Berbuka Puasa termasuk bacaan yang dianjurkan bagi seorang muslim pada momen puasa. Teks Arab di atas kami salin persis dari laman rujukan yang tercantum di bawah, bukan ditulis ulang dari ingatan, sehingga harakat dan susunan katanya dapat Anda bandingkan langsung dengan sumbernya.

Bagi yang belum lancar membaca tulisan Arab, transliterasi latin di atas dapat membantu. Namun perlu diingat bahwa transliterasi hanya alat bantu pengucapan. Belajar membaca teks Arab langsung, misalnya dengan bimbingan guru ngaji, tetap lebih utama agar pelafalan dan panjang pendek bacaannya tepat.

Catatan redaksi. Teks Arab, latin, dan terjemahan pada halaman ini disalin dari sumber di atas oleh Tim Redaksi Ngajia. Untuk pendalaman fikih dan pembahasan dalilnya, silakan merujuk langsung kepada sumber tersebut atau bertanya kepada ustadz dan kiai yang Anda percaya.

FAQ

Pertanyaan seputar doa berbuka puasa

Bagaimana bacaan doa berbuka puasa?+

Bacaan doa berbuka puasa dalam tulisan latin adalah: "Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ." Artinya, "Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezeki-Mulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaallah."

Kapan doa berbuka puasa dibaca?+

Penting diperhatikan: menurut kitab Fath al-Mu'in dan Hasyiyah I'anah at-Thalibin, waktu yang paling utama membaca doa berbuka adalah SETELAH selesai berbuka, bukan sebelumnya. Membacanya sebelum berbuka tetap mendapat kesunnahan, tetapi kesempurnaan sunnah diperoleh bila dibaca setelah berbuka. Lafal di atas adalah gabungan dua riwayat: hadits Mu'adz bin Zuhrah dan hadits Abdullah bin Umar (keduanya HR Abu Dawud).

Apa sumber rujukan doa berbuka puasa di Ngajia?+

Teks Arab, latin, dan terjemahan doa berbuka puasa di halaman ini disalin dari NU Online - Doa Buka Puasa, Dibaca Sesudah Berbuka atau Sebelumnya?. Tautan sumbernya kami cantumkan di bagian Sumber Rujukan agar dapat Anda periksa langsung.